a letter to God
Dear God,
this is the very first time I write a letter for You. Saya tahu, saya jarang sekali berdoa kepadaMu, bersimpuh di hadapMu, bahkan mengingatMu apalagi ketika saya merasa senang. Padahal saya sadar sekali itu adalah nikmat yang Kau berikan, Kau hadir setiap saat, tapi aku tak pernah menyadarinya. Lalu Kau mencoba menyadarkanku bahwa Kau ada dengan memberikanku cobaan, supaya aku sadar bahwa Kau masih tetap ada dan siap menolong, siap mendengarkan keluhku.
Tuhan,
Aku berlaku tidak adil kepadaMu. Bagaimana aku adil jika aku hanya mengingatMu pada saat aku susah saja. Seperti sekarang ini. Sedangkan kalau aku senang, mana pernah aku bersyukur kepadaMu? Aku ini makhlukMu paling hina. Hingga saat ini aku menuliskan surat ini untukMupun aku malu, tanganku bergetar, karena aku merasa tak pantas lagi berbincang denganMu, menyebut namaMu. Aku malu. Sungguh.
Tuhan,
Cobaan yang kau berikan untukku bukan saja menjadi ajang untukku mengingatMu lagi, tetapi juga mendewasakanku. Terima kasih. Semua yang Kau berikan ini membuat otakku berpikir lebih keras dan membuat hatiku merasa lebih dalam. Aku tahu Kau tidak akan memberikan cobaan kepada hambaMu melampaui batas kesanggupan umatMu. Hingga sampai pada titik dimana aku sudah tak sanggup lagi menghadapinya, Kau memberikanku orang-orang yang terus mendukungku, orang-orang yang terus berkata padaku bahwa aku bisa melewatinya. Terima kasih, Tuhan, caraMu sungguh di luar logikaku. Dan kau memberikan kesabaran tanpa batas kepada mereka, orang-orang di sekitarku.
Terima kasih Tuhan untuk semua nikmat yang Kau berikan kepadaku dan orang-orang di sekitarku. Tolong jaga mereka dan rangkul mereka terus, ingatkan aku jika aku sudah melampaui batas.
Selamat malam.
peluk dan cium,
HambaMu yang nakal ;)
Congratulation Foo Fighters for Best Rock Album Winner on Grammy’s 2012. wooohhooo you guys really ROCK!!
the Tattoo
Tanggal 30 September 2010 akhirnya saya membuat keputusan penting terhadap diri saya, menorehkan tinta yang akan tinggal seumur hidup saya. Untuk menutupi luka masa lalu, begitu pembelaan saya ketika semua orang bertanya mengapa memilih untuk mentattoo pergelangan tangan?
Bekas luka yang selalu membuat saya menyesal, sebuah luka yang sengaja saya goreskan akibat kebodohan di masa lalu. Sebuah luka yang sengaja saya goreskan untuk mengancam. Sebuah luka yang sengaja saya gorekan untuk menunjukkan kesungguhan saya kepada orang yang telah mengecewakan saya. Ternyata benar, dia nggak worthy untuk saya perjuangkan, nggak worthy untuk mendapatkan cucuran darah akibat goresan luka ini. :)
Iya saya bodoh, bodoh sekali. Bapak saya juga bilang, “hidup kok kayak sinetron banget, didramatisir!” hehehe lucu yah Bapak saya, bukannya “pukpuk-in” anaknya yang galau abis-abisan waktu itu malah diledek-ledekin. :| yah gitu deh Bapak saya, nggak pernah bilang sayang nggak pernah kayak sinetron hidupnya. Tapi saya tahu, hati kecilnya pasti sedih, pasti kecewa waktu saya melakukan kebodohan itu.
Banyak banget yang saya sesalin kenapa harus nyilet pergelangan tangan sih? Mau putusin urat nadi segala? Mau mati? Terus kalau udah ngancem gitu, emang mantan pacarnya mau balikan lagi? Mending mau balikan, kalau udah balikan emang dijamin dia sayangnya kayak dulu? Ternyata sesuatu yang dipaksakan nggak akan bagus hasilnya.
Dan akhirnya saya memilih untuk meninggalkan itu semua. Yaudahlah, yang lalu biar berlalu aja. Eh tapi luka ini kok kayaknya ganggu yah jadinya, jadi harus inget-inget lagi kebodohan saya di masa lalu. Maka atas saran seorang sahabat bernama Yoga Prathama, dan racun atas kata-katanya, dia mengusulkan Tattoo. Dikenalinlah saya dengan seorang Tattoo Artist bernama Panca. Setelah mikir-mikir mau gambar apa, akhirnya terpilihlah kunci. Saya hanya bilang ke Panca, mau digambarin tattoo kunci. Pas tanggal 30 September kebetulan saya lagi ada kerjaan di Bandung, di tengah jam makan siang saya sempet-sempetin kabur ke rumahnya Yoga di Setrasari dan janjianlah sama Panca ini. Dalam waktu kurang dari 2jam sebuah gambar kunci sudah tertoreh dengan indahnya di pergelangan tangan saya.
dan filosofinya sebenarnya simple: Kuncinya itu buat ngunci masa lalu. ejiyeee… yah nggak mungkin lupa juga sih sama lukanya tapi at least setiap liat gambar tattoonya sekarang cuman senyam-senyum. Dulu kok saya bego banget yah? Ahh tapi kalau dulu saya nggak bego, nggak akan jadi saya yang sekarang. Ahh terima kasih masa lalu :)
You’re my very bery bestfriend :D, I love you! #2
Dear @vennyoepit,
Gak usah GR dulu kalo depannya udah gua pake-in “dear”. Berhubung gua lagi ikutan program 30 hari menulis surat cinta, jadi semua orang akan gua kirimin surat cinta. X)))
Venny, banyak sekali yang udah kita lewatin yah di taun 2011 lalu. Best year for me, so far. I’m surrounding by lovely friends. Tapi kayaknya di akhir taun kemaren kita semua ngalamin kepahitan deh. Financial jadi issue yang bikin pusing, ditambah urusan cinta, right? *eaaa bikin galau lagi* udah boook, nggak usah dipikirin lagi. He’s not worth to fight by you. Gak usah diikhlasin kalo emang gak ikhlas. Kalo gak mau dimaafin, yah gak usah dimaafin. Kalo gak mau dilupain, yah gak usah dilupain. But, for you reminder, life is too short to cry but long enough to try. Leave it all behind. I’ve been there, remember? Hahah udah 2taun, and still it’s not easy for me.
Udah deh, mendingan sekarang kita rajin bekerja aja.. Cari uang yang banyak terus bersenang-senang. Who said money can’t buy us happiness? There’re beers that can makes us happy! Yeaaaay! *beers*
Bingung gua nulis apa lagi… Yaudahlah, inget aja.. Gua adjo kiki lily bahkan icem. Ardra nova koko arin bahkan abdul bakalan ada terus di samping lo kalo lo butuh! Just call us! :D you’re never alone, Tem…
Love you!
You’re my very bery bestfriend :D, I love you!
Dear @atriadjo ,
Hai nyeeet! Norak yah gua nulis surat cinta buat lo, ciihh piiihh najis. Gua tau deh, ini pasti surat cinta pertama dan terakhir seumur hidup lo kan? ya kan? Ya kan? Ngaku aja deh lo! Hehehe
Anyway, melalui surat ini (ceileeeh) gua akan ngasih tau lu sesuatu. Sebenernya udah sering banget kali yah lu denger ini, tapi pasti dengan nggak serius. Hehe kita udah berapa lama yah temenan? Dari kelas 2SMA kan? Taun 2004, which means ampir 8taun. Meeen, 8taun, meeen! Gila siah!
Adjo, selama 8 taun kita temenan selalu ada naik - turunnya. Kadang gua sebel banget sama lu, kadang gua sayang banget sama lu, kalo ada sesuatu yang kecil yang terjadi di kehidupan gua yang bikin geregetan selalu pengen cerita sama lu. Karena gua tau dimanapun lu berada lu selalu nyempetin dengerin gua. Setiap saat. Terima kasih, Atria.. You’re the best bestfriend I’ve ever had! Thank you so much for always be there when I needed. And for your information, I’ll always here, beside you whenever you need, At! Ooh just so you know, you’re never be alone. I miss you, I miss the day we share laugh together, gossiping, tolol-tololan sama lu Icem n upit. I give my life n soul if I could turn back time, balik ke jaman SMA lagi.
As we grow older, I hope we live our life better and better and better yah.. Dan kita selalu jadi sahabat. Gak sabar pengen dipanggil tante sama anak lu dan ngebeliin dia es krim diem-diem di belakang lo. Aaahhh.. I miss you so much!
Yaudah sih itu doang sih yang pengen gua bilang. What? Are you flattered? Jangan gede kepala, ntar temen-temen yang lain juga kebagian gua kirimin surat cinta! 30hari ke 30 orang, bok! Heheh
Peluk n cium, Atria.. Cepet lulus monyet, biar lu bisa cepet kawin! :D
Birthday Surprises #4
The idea comes on Koko birthday, waktu itu saya bingung harus ngasih hadiah apa. Saya lebih senang memberikan hadiah yang priceless, yang nggak dijual di toko-toko.
Lalu ide ini muncul secara dadakan, mengumpulkan birthday notes sesuai umurnya. Tahun ini, dia berumur 29 tahun, then saya harus mengumpulkan 29 birthday notes dari teman-temannya. Berbentuk ucapan selamat ulang tahun dan birthday wishes pada secarik kertas, lalu difoto. Dijadikan 1 frame, dicetak dalam ukuran besar dan (seharusnya) diframe. Tapi kemarin saya nggak sempat memframe-kan foto-foto ini. Maaf yah, Ko.. Nanti kalo sempet gua beliin framenya :)